Generative AI dalam Dunia Kerja: Dari Sekadar Tren ke Realitas Harian

Daftar Isi

    Perkembangan Generative AI

    Jika tahun 2022 adalah masa perkenalan AI dan 2023 menjadi titik lonjakan besar masuknya AI ke tempat kerja, maka 2024 adalah momen ketika Generative AI (GenAI) mulai benar-benar terintegrasi dalam operasional sehari-hari di berbagai area.

    Menurut laporan McKinsey yang dirilis pada Mei tahun ini, jumlah organisasi yang menggunakan AI secara rutin telah meningkat dua kali lipat hanya dalam waktu 10 bulan terakhir. Ini menandakan bahwa GenAI sudah bukan lagi sebatas fenomena baru.

    Large Language Models (LLMs), otak di balik GenAI, telah berkembang pesat dari yang sebelumnya hanya terbatas pada input dan output teks. Kini, LLM bisa memahami konteks yang kompleks, menghasilkan visual, video, bahkan audio, serta memproses input dalam jumlah besar.

    Mempersiapkan SDM untuk Mengintegrasikan Generative AI

    Meskipun adopsi GenAI makin luas, tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini bukan soal teknologinya, melainkan bagaimana menyiapkan manusianya. Deloitte, dalam State of Generative AI in the Enterprise Quarter three report, mencatat bahwa banyak organisasi mulai merasakan manfaat awal dari GenAI, tapi masih kesulitan untuk scale up karena belum semua karyawan memiliki keterampilan yang dibutuhkan.

    Menurut riset dari ManpowerGroup, dalam Q1 2024 ManpowerGroup Employment Outlook Survei, tantangan terbesar bagi pekerjaan yang melibatkan AI adalah pelatihan. Lebih tepatnya bagaimana melatih karyawan agar bisa mengintegrasikan AI dalam pekerjaan mereka sehari-hari.

    Untuk memetik manfaat maksimal dari GenAI, organisasi membutuhkan strategi menyeluruh. Artinya, semua fungsi kerja, baik tim keuangan, pemasaran, maupun operasional, perlu dibekali pemahaman dan keterampilan dasar tentang GenAI.

    Udemy Business, misalnya, telah menyusun beberapa learning path praktis untuk mendukung kesiapan talenta di perusahaan dalam menghadapi transformasi ini. Empat program yang relevan dan bisa menjadi langkah awal pembekalan adalah:

      1. Introduction to GenAI for All Employees – Mengenal dasar-dasar GenAI dan manfaatnya di berbagai konteks pekerjaan.
      2. Next-Level GenAI Tech for All Employees – Memahami fitur lanjutan seperti prompt engineering dan penggunaan alat bantu berbasis AI.
      3. GenAI Skills to Drive Productivity – Fokus pada peningkatan efisiensi dan produktivitas melalui automasi dan analisis data berbasis AI.
      4. GenAI Skills for Leaders – Untuk pemimpin tim dan manajer yang perlu memahami bagaimana mengelola tim dan proses kerja dalam era AI.

    Setelah mengerjakan lebih dari 1000 multimedia pembelajaran, Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Dengan menggunakan teknologi terbaru dan pendekatan kreatif, kami siap membantu perusahaan Anda dalam menghadapi tantangan pelatihan di masa depan.

    Share:

    M. Rizky Fajar Ramadhan

    Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.