GenAI & Interaktivitas dalam Proses Pelatihan Perusahaan

Daftar Isi

    GenAI sebagai Pendamping Proses Pembelajaran di Era Dunia Kerja yang Bergerak Cepat

    Masih ingat saat semua pelatihan harus beralih ke online secara cepat? Sejak saat itu, pendekatan training di perusahaan berfokus pada video pembelajaran, LMS, webinar, dan sejenisnya. Namun di tengah tren itu, muncul pertanyaan baru: bagaimana memastikan pelatihan tetap menarik dan relevan ketika perubahan teknologi terjadi begitu cepat? Masuklah Generative AI (GenAI) ke dunia kerja.

    Menurut laporan Coursera Job Skills Report 2025, permintaan akan keterampilan GenAI melonjak hingga 866% dalam satu tahun terakhir. Ini bukan sekadar hype. GenAI telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan belajar.

    Jika dulu teknologi hanya berperan sebagai platform penyaji materi, sekarang GenAI bisa berperan sebagai co-pilot. Bayangkan peserta pelatihan punya chatbot pribadi yang bisa menciptakan simulasi percakapan dengan klien, memberi feedback instan, atau menyusun ulang strategi berdasarkan studi kasus.

    Menurut laporan Udemy Business Global Trends 2025, banyak perusahaan kini menggunakan GenAI untuk:

    🔸 Personalisasi konten pelatihan.

    🔸 Membangun simulasi studi kasus berbasis chatbot.

    🔸 Mengotomatisasi evaluasi pembelajaran.

    🔸 Membantu tim L&D menyusun konten yang lebih cepat dan akurat.

    Memperkuat Pembelajaran dengan GenAI dan Interaktivitas

    Chatbot atau alat simulasi lainnya masuk ke dalam kategori interaktivitas digital. Berbeda dari video atau modul pembelajaran yang menciptakan proses belajar yang pasif, penerapan interaktivitas digital dapat mendukung proses belajar yang lebih aktif sehinggaa bisa meningkatkan retensi dan komprehensi peserta ajar.

    Di sinilah elemen interaktif seperti quiz, branching scenario, dan simulasi memainkan peran penting. Platform sederhana seperti H5P memungkinkan perusahaan menciptakan pelatihan yang mengajak peserta ajar menjadi lebih aktif.

    Studi menunjukkan bahwa video interaktif meningkatkan daya serap informasi dan kemampuan problem-solving dibanding video biasa.

    Selain itu, video interaktif memungkinkan personalisasi. Konten bisa menyesuaikan dengan kebutuhan atau pilihan pengguna, menjadikannya lebih menarik dan relevan. Tanpa fitur-fitur ini, pelatihan cenderung bersifat satu arah, kurang menggugah, dan sulit mengakomodasi perbedaan gaya belajar.             

    Di Monkey Melody, kami pernah menggabungkan H5P dan berbagai elemen interaktifitas dalam rangkaian video pembelajaran untuk menciptakan learning journey yang lebih menyeluruh tapi tetap bisa diakses secara asynchronous.

    Setelah mengerjakan lebih dari 1000 multimedia pembelajaran, Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Dengan menggunakan teknologi terbaru dan pendekatan kreatif, kami siap membantu perusahaan Anda dalam menghadapi tantangan pelatihan di masa depan.

    Share:

    M. Rizky Fajar Ramadhan

    Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.