Semakin Koheren setiap Elemen Video Pembelajaran, Semakin Tinggi Efektivitasnya

Produksi Multimedia Pembelajaran: Cukup talent saja yang menguasai materi? Director juga perlu, dong!

Daftar Isi

    12 Prinsip Pembelajaran Multimedia Richard E. Mayer

    Multimedia pembelajaran seperti video sudah sangat umum dipakai berbagai platform pembelajaran yang menyediakan materi untuk kebutuhan upskilling dan reskilling perusahaan seperti LinkedIn Learning dan Coursera. Kini, berbagai strategi juga telah diterapkan untuk meningkatkan retensi dan komprehensi peserta ajar.

    Salah satu kontribusi penting dalam video pembelajaran berasal dari seorang profesor Psikologi bernama Richard E. Mayer. Beliau menyusun 12 Principles of Multimedia Learning yang menjadi acuan esensial bagi desainer pembelajaran multimedia. Prinsip-prinsip ini mungkin terlihat cukup mendasar bila dibandingkan dengan standar zaman sekarang, namun di akhir 90-an, prinsip-prinsip ini memberikan jalan untuk kemunculan strategi-strategi yang efektif.

    Prinsip-prinsip ini bisa dijadikan acuan dalam menerapkan berbagai elemen video pembelajaran seperti teks, gambar, motion graphic, dan sebagainya. Kita pun bisa menemukan banyak contoh penerapannya dalam berbagai video pembelajaran baik yang formal seperti dalam platform yang telah disebutkan sebelumnya maupun yang non formal seperti platform media sosial.

    Prinsip Koherensi

    Layaknya sebuah film, video pembelajaran perlu menggabungkan berbagai elemen supaya dapat mencapai objektifnya. Objektif pembelajaran bisa bermacam-macam tergantung kebutuhan, tapi umumnya peserta ajar diharapkan dapat menyerap sebanyak-banyaknya dari yang telah ditonton.

    Dari 12 Principles of Multimedia Learning rumusan Richard E. Mayer, ada yang disebut dengan Coherence Principle alias Prinsip Koherensi. Koherensi di sini berkaitan dengan “nyambung”-nya elemen-elemen dalam multimedia pembelajaran tersebut.

    Ternyata, pembelajaran akan lebih efektif jika informasi dimasukkan hanya yang relevan saja. Artinya, dalam pembuatan materi pembelajaran, baik teks maupun visual harus selaras dan saling melengkapi untuk mendukung objektif pembelajaran. Informasi tambahan atau konten yang tidak relevan sebaiknya dihindari karena dapat mengalihkan perhatian peserta didik dari pesan inti yang ingin disampaikan.

    Informasi tambahan yang tidak relevan misalnya menyisipkan visual yang menarik namun tidak berkaitan langsung dengan topik pembahasan ataupun menyisipkan detail-detail teks yang tidak berhubungan langsung dengan diagram yang sedang dibahas.

    Umumnya, prinsip ini sering “dilanggar” karena penyusun video ingin menampilkan visual atau animasi yang mengutamakan estetika saja. Terhadap audiens tertentu, ini mungkin bisa menjadi strategi yang pas. Namun, alangkah baiknya apabila estetika digabung dengan relevansi supaya objektif pembelajaran tetap tersampaikan sambil menarik perhatian peserta ajar melalui visual yang menarik.

    Selain itu, Visual yang terlalu rumit atau penuh dengan detail juga dapat membingungkan peserta ajar. Sebaiknya gunakan grafis yang sederhana dan mudah dipahami untuk mendukung materi secara visual, tanpa menambah kompleksitas yang tidak perlu.

    Setelah mengerjakan lebih dari 1000 multimedia pembelajaran, Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Dengan menggunakan teknologi terbaru dan pendekatan kreatif, kami siap membantu perusahaan Anda dalam menghadapi tantangan pelatihan di masa depan.

    Share:

    M. Rizky Fajar Ramadhan

    Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

    Proses pengarahan talent oleh director pada pengerjaan produksi multimedia learning Monkey Melody

    Produksi Multimedia Pembelajaran: Cukup talent saja yang menguasai materi? Director juga perlu, dong!

    Produksi Multimedia Pembelajaran: Cukup talent saja yang menguasai materi? Director juga perlu, dong!

    Daftar Isi

      Peran director dalam multimedia learning

      Dalam proses produksi multimedia learning korporat, Kehadiran seorang director atau sutradara memegang peranan krusial untuk menjamin agar pesan pembelajaran tersampaikan secara efektif.

      Biasanya director atau sutradara itu lebih erat dengan dunia film atau serial televisi. Namun, peran director itu sebenarnya dibutuhkan untuk berbagai bentuk media audio visual, loh. Dalam dunia multimedia pembelajaran, peran sutradara mungkin hanya dianggap sebatas pengarah visual, mengatur kamera menentukan shot yang tepat, dan sebagainya.

      Tahu tidak, director yang baik tidak hanya berfokus pada tampilan visual, tetapi juga pada bagaimana pesan yang ingin disampaikan dapat tersalurkan dengan jelas dan efektif kepada audiens. Ini menjadi alasan mengapa peran director dibutuhkan di berbagai industri kreatif yang menggunakan media visual sebagai alat komunikasi utamanya.

      Di Monkey Melody, tanggung jawab seorang director jauh melampaui hal tersebut. Seorang director memang perlu mengarahkan bagaimana visual seharusnya ditampilkan, tapi selain itu, director juga harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang konten yang disampaikan. Dalam video pembelajaran, hal ini sangatlah penting. Kenapa? Karena akurasi penyampaian informasi sangat diprioritaskan.

      Proses pengarahan talent oleh director pada pengerjaan produksi multimedia learning Monkey Melody

      Director perlu memahami bahan materi dengan baik

      Meskipun ada pakar materi yang terlibat dalam produksi, director perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang topik yang dibahas. Ini karena dalam proses syuting, director adalah sosok yang mengawasi keseluruhan jalannya pengambilan gambar. 

      Director harus mampu memastikan bahwa setiap elemen, mulai dari penyampaian talent hingga elemen visual, sesuai dengan objektif pembelajaran. Tanpa pemahaman mendalam terhadap konten, mungkin akan muncul kesulitan dalam memberikan arahan yang tepat, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas video.

      Sebagai contoh, dalam proses pembuatan video interaktif yang melibatkan beberapa rangkaian video, director harus memahami skema video secara keseluruhan. 

      Proses pengarahan talent oleh director pada pengerjaan produksi multimedia learning Monkey Melody

      Pemahaman ini membantu mereka menentukan shot mana yang harus diambil terlebih dahulu, meskipun shotlist yang telah disusun oleh DoP (Director of Photography) sudah tersedia. Fleksibilitas ini memungkinkan director untuk mengoptimalkan waktu syuting, terutama ketika video melibatkan banyak adegan yang perlu diambil secara berurutan.

      Selain itu, memahami naskah atau script menjadi hal yang sangat krusial bagi seorang director. Meskipun script telah disusun oleh penulis, director perlu memiliki komprehensi yang baik agar dapat mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu dimodifikasi selama syuting. 

      Berkomunikasi dengan Narasumber dalam Produksi Video Learning

      Misalnya, jika talent melakukan kesalahan ucap atau memberikan interpretasi yang kurang sesuai dengan konteks, director yang memahami naskah dapat dengan cepat memutuskan apakah take ulang diperlukan atau tidak. Hal ini penting untuk menjaga akurasi materi yang disampaikan kepada audiens.

      Karena itu, peran director dalam video pembelajaran bukan hanya sekadar pengarah visual, tetapi juga sebagai penghubung antara konten yang ingin disampaikan dan penyampaian visual yang efektif. Tanpa pemahaman yang baik terhadap konten, video pembelajaran bisa kehilangan esensi dan efektivitasnya, sehingga mengurangi dampak yang diharapkan dalam proses belajar.

      Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

      Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

      Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

      Share:

      M. Rizky Fajar Ramadhan

      Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

      Proses penyusunan storyboard animasi dalam tahapan produksi video learning Monkey Melody - Storyboard video teknis

      Storyboard sebagai Penghubung Naskah dan Visual Multimedia Pembelajaran

      Storyboard sebagai Penghubung Naskah dan Visual Multimedia Pembelajaran

      Daftar Isi

        Pentingnya Storyboard dalam Tahapan Produksi Video Learning

        Dalam rangkaian pelatihan karyawan, produksi video learning berbasis animasi telah terbukti menjadi salah satu strategi efektif untuk mempercepat proses upskilling maupun reskilling.

        Penggabungan elemen teks, grafik, dan gerak dinamis mampu menyederhanakan materi yang kompleks agar lebih mudah dipahami secara cepat. Namun, akurasi penyampaian pesan yang disampaikan juga tidak boleh dikesampingkan.

        Salah satu komponen yang memainkan peran penting dalam proses ini adalah storyboard, yang menjadi jembatan penghubung antara script dan visualisasi dalam bentuk video, animasi, maupun motion graphic.

        Proses penyusunan storyboard animasi dalam tahapan produksi video learning Monkey Melody - Storyboard video teknis

        Motion graphic atau animasi adalah alat yang sangat efektif untuk mempermudah pemahaman materi dalam sebuah video pembelajaran. Penggabungan elemen teks, grafis, dan animasi dinamis dapat menyederhanakan konsep yang kompleks, sehingga materi lebih mudah dipahami dan menarik perhatian. Bagi banyak karyawan, metode ini membantu mereka mengingat informasi lebih lama dibandingkan hanya melalui paparan teks atau audio saja.

        Monkey Melody, sebagai perusahaan yang berfokus pada multimedia pembelajaran, memahami pentingnya peran animasi dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih efektif.

        Namun, keberhasilan video learning berbasis animasi tidak hanya bergantung pada keindahan visualnya saja. Kualitas dan akurasi materi yang disampaikan melalui animasi juga harus diperhatikan. Di sinilah pentingnya peran storyboard, yang menjadi tahap awal untuk memastikan bahwa alur visual mendukung naskah dan tujuan pembelajaran secara optimal.

        Proses penyusunan storyboard animasi dalam tahapan produksi video learning Monkey Melody - Storyboard video marketing

        Peran Strategis Storyboarder dalam Mengolah Naskah Kompleks

        Di Monkey Melody, tim storyboarder kami bertugas untuk mengonversi naskah menjadi storyboard yang siap digunakan oleh tim pasca-produksi alias desainer grafis dan animator. Tidak hanya sekadar menggambar, para storyboarder harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap materi yang disampaikan.

        Terutama untuk materi yang bersifat teknis atau kompleks, pemahaman ini menjadi krusial. Storyboard yang dibuat tanpa analisis yang mendalam terhadap naskah berisiko menampilkan visual yang kurang akurat, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kebingungan di antara peserta ajar.

        Untuk itu, proses awal dalam pembuatan storyboard melibatkan riset mendalam terhadap materi ajar. Selain bahan ajar yang diberikan oleh klien, tim kami juga mencari referensi tambahan jika detail dalam naskah dirasa kurang memadai.

        Selain riset mandiri, tim storyboarder juga berkolaborasi erat dengan Subject Matter Expert (SME) untuk memperoleh klarifikasi terhadap materi tertentu. Kerja sama ini penting, terutama ketika storyboarder menghadapi konsep yang sangat teknis atau membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam. Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah waktu yang terbatas dari pihak SME. Untuk mengatasi hal ini, kami perlu mencari strategi yang efisien tanpa mengorbankan kualitas dan akurasi dari konten visual yang akan diproduksi.

        Proses penyusunan storyboard animasi dalam tahapan produksi video learning Monkey Melody

        Setelah proses memahami naskah selesai, storyboarder mengembangkan konsep visual dan desain layout yang tepat, bagaimana animasi akan bergerak, serta bagaimana elemen-elemen tersebut dapat mendukung narasi yang disampaikan. Proses ini melibatkan banyak pertimbangan, termasuk kesesuaian visual dengan pesan yang ingin disampaikan, serta bagaimana visualisasi tersebut dapat membantu peserta ajar memahami materi dengan lebih baik.

        Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

        Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

        Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

        Share:

        M. Rizky Fajar Ramadhan

        Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

        Produksi video learning teknis untuk pelatihan PLN

        Highlight Project: Model 3D untuk Memudahkan Proses Pembelajaran Teknis

        Highlight Project: Model 3D untuk Memudahkan Proses Pembelajaran Teknis

        Daftar Isi

          Pentingnya Visualisasi Detail dalam Produksi Video Learning Teknis

          Dalam skema pelatihan mandiri (asynchronous), keberhasilan produksi video learning yang berfokus pada materi teknis sangat bergantung pada tingkat kedetailan visualnya. 

          Ketika karyawan dituntut untuk memahami operasional perangkat rumit atau fasilitas lapangan tanpa harus hadir di lokasi fisik, metode penyampaian konvensional kerap mengalami keterbatasan. 

          Oleh karena itu, penerapan model 3D dan simulasi interaktif menjadi solusi strategis guna mengomunikasikan mekanisme kerja yang kompleks secara presisi dan mudah dipahami.

          Monkey Melody pernah bekerja sama dengan PLN untuk menyusun video pembelajaran teknis menggunakan model 3D. Model 3D sangat efektif dalam membantu peserta ajar memahami komponen internal alat yang rumit serta cara kerjanya, yang mungkin sulit dijelaskan menggunakan gambar atau motion graphic 2D.

          Monkey Melody cenderung menggunakan motion graphic 2D untuk memvisualisasikan konsep atau teori sehingga lebih mudah dicerna. Untuk kasus ini, model 3D lebih dibutuhkan karena objektifnya sedikit berbeda dari video pembelajaran yang biasanya kami produksi.

          Produksi video learning teknis untuk pelatihan PLN

          Studi Kasus PLN: Pemodelan 3D dan Simulasi Komponen Valve

          Pada project ini, Monkey Melody membantu PLN dalam menyusun video pembelajaran yang berfokus pada komponen valve dan simulasi aliran air. Kami membuat model 3D yang dapat ditampilkan dari berbagai sudut, sehingga peserta ajar dapat mempelajari setiap komponen valve secara mendetail.

          Selain itu, kami juga menyertakan simulasi pergerakan buka-tutup valve serta aliran air yang melewati sistem tersebut. Simulasi ini memberikan gambaran yang jelas mengenai cara kerja valve, yang membantu peserta ajar memahami konsepnya secara menyeluruh.

          Simulasi valve dalam produksi video learning teknis untuk pelatihan PLN

          Sebelum memulai pembuatan model 3D, tim kami mempelajari berbagai dokumen teknis yang relevan untuk memastikan bahwa model yang dihasilkan memiliki dimensi dan detail yang akurat. Hal ini penting agar visualisasi yang kami buat dapat digunakan sebagai alat pembelajaran yang dapat diandalkan oleh peserta ajar.

          Salah satu keuntungan dari model 3D yang kami buat adalah fleksibilitasnya. Model tersebut dapat dibongkar dan dipelajari bagian per bagian, sehingga peserta ajar dapat memahami setiap komponen secara lebih mendalam. Untuk memperkuat penjelasan, kami juga menambahkan aset visual dan motion graphic ke dalam video, yang membantu memperjelas cara kerja komponen-komponen tersebut.

          Penggunaan model 3D dan motion graphic dalam video learning teknis sangat penting karena memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan mendalam. Dengan melihat visualisasi yang akurat dan dinamis, karyawan dapat memahami bagaimana komponen atau alat bekerja di dunia nyata. Visualisasi ini sangat berguna, terutama ketika pelatihan teknis melibatkan perangkat atau sistem yang sulit diakses secara langsung oleh peserta ajar.

          Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

          Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

          Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

          Share:

          M. Rizky Fajar Ramadhan

          Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

          Penerapan fitur branching scenario H5P dalam pembuatan video learning interaktif untuk pelatihan karyawan - Interactive Book

          3 Format Interaktivitas H5P untuk storytelling

          3 Format Interaktivitas H5P untuk storytelling

          Daftar Isi

            Pentingnya Video Learning Interaktif dalam Pelatihan Korporat

            Dalam era transformasi digital saat ini, pengembangan video learning interaktif telah menjadi strategi utama perusahaan untuk mengoptimalkan efektivitas pelatihan karyawan. Meskipun video konvensional mampu menyajikan informasi dengan baik, sifatnya yang cenderung pasif sering kali membatasi keterlibatan peserta secara mandiri. 

            Oleh karena itu, penerapan elemen interaktivitas dan alur cerita (storytelling) yang terstruktur sangat dibutuhkan agar materi pelatihan dapat diserap secara lebih cepat dan mendalam demi peningkatan performa bisnis.

            Penggunaan teknologi interaktif dalam video learning memiliki manfaat yang besar, khususnya dalam meningkatkan retensi informasi, keterlibatan, dan pemahaman karyawan terhadap materi yang disampaikan. Hal ini penting karena semakin tinggi keterlibatan karyawan dalam pembelajaran, semakin besar kemungkinan mereka untuk memahami dan mengingat materi.

            Salah satu pendekatan yang pernah diterapkan oleh Monkey Melody adalah penggunaan skenario bercabang dalam video interaktif. Melalui studi kasus, karyawan dapat dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus mereka ambil pada titik-titik tertentu dalam video. Setiap pilihan yang diambil memengaruhi jalannya cerita, bahkan menentukan ending atau hasil akhir yang berbeda-beda. Hal ini mirip dengan konsep visual novel, di mana setiap keputusan yang diambil peserta akan mengarahkan mereka ke jalur cerita yang berbeda.

            Penerapan cerita seperti ini dapat mendorong karyawan untuk berpikir kritis dan menentukan pilihan berdasarkan teori yang telah dipelajari. Selain itu, konsep skenario bercabang ini membantu memvisualisasikan konsekuensi apa yang bisa terjadi akibat pilihan-pilihan tertentu.

            Memanfaatkan Platform H5P untuk Story-Based Learning

            Untuk perusahaan yang ingin mengembangkan video learning dengan elemen interaktif, H5P dapat menjadi solusi yang ideal. H5P adalah platform open-source yang memungkinkan pengguna membuat, berbagi, dan menggunakan konten interaktif secara online.

            Platform ini menyediakan berbagai jenis konten interaktif seperti kuis, presentasi, video interaktif, dan game edukatif tanpa memerlukan kemampuan pemrograman yang mendalam. Dalam konteks pembelajaran korporat, penggunaan H5P dapat membantu menciptakan modul-modul pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.

            Di antara berbagai jenis konten interaktif yang disediakan oleh H5P, ada tiga tipe yang sangat cocok untuk memperkuat konten bercerita atau story-based learning, yaitu Interactive Book, Timeline, dan Branching Scenario.

            3 Format Utama H5P untuk Storytelling Interaktif

             

            1. Interactive Book

            Interactive Book adalah tipe konten yang dapat digunakan untuk menyusun buku interaktif yang berisi berbagai elemen pembelajaran seperti video interaktif, kuis, presentasi, dan lainnya, semuanya dalam satu modul terstruktur. Fitur ini sangat berguna untuk menyajikan materi pembelajaran dalam jumlah besar secara terorganisir di berbagai halaman, sehingga peserta dapat mempelajari konten secara bertahap.

            Dengan Interactive Book, karyawan dapat mengakses berbagai sumber daya pembelajaran dalam satu tempat, dan format yang interaktif membantu meningkatkan keterlibatan dan retensi materi.

            Penerapan fitur branching scenario H5P dalam pembuatan video learning interaktif untuk pelatihan karyawan - Interactive Book

            1. Timeline

            Timeline adalah tipe konten yang memungkinkan pengguna untuk membuat garis waktu interaktif berbasis HTML5. Dengan format ini, perusahaan dapat menyajikan materi pembelajaran yang berkaitan dengan proses, sejarah, atau urutan kejadian secara kronologis, sehingga memudahkan peserta untuk memahami konteks waktu dan urutan kejadian dalam materi yang dipelajari.

            Penerapan fitur branching scenario H5P dalam pembuatan video learning interaktif untuk pelatihan karyawan - Timeline

            1. Branching Scenario

            Branching Scenario inilah yang memungkinkan pembuatan skenario bercabang, di mana peserta harus membuat pilihan-pilihan yang akan menentukan arah cerita dan hasil akhirnya. Tipe konten ini sangat cocok untuk pembelajaran berbasis dilema atau pembelajaran mandiri yang adaptif. Peserta dapat diberikan berbagai skenario yang menantang mereka untuk membuat keputusan penting, baik berbasis video maupun konten interaktif lainnya. Dalam lingkungan korporat, ini dapat digunakan untuk simulasi pengambilan keputusan, pelatihan manajemen risiko, atau pelatihan perilaku yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap berbagai situasi bisnis.

            Penerapan fitur branching scenario H5P dalam pembuatan video learning interaktif untuk pelatihan karyawan - Branching Scenario

            Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

            Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

            Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

            Share:

            M. Rizky Fajar Ramadhan

            Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

            5 hal Penting Terkait Talent Development di Era Perubahan Cepat

            5 hal Penting Terkait Talent Development di Era Perubahan Cepat

            Daftar Isi

              Kebutuhan Skill Baru di Era Perubahan Cepat

              Di era transformasi digital yang bergerak cepat, kebutuhan akan produksi video learning yang efektif menjadi fondasi utama dalam strategi talent development korporasi. Penerapan teknologi baru seperti otomatisasi dan Generative AI menuntut perusahaan untuk mempercepat alur kerja serta meningkatkan kapabilitas SDM secara masif. 

              Oleh karena itu, akselerasi upskilling dan reskilling karyawan sudah harus menjadi prioritas strategis. Hasilnya, organisasi yang mampu menghadirkan metode pembelajaran yang adaptif akan lebih siap menghadapi dinamika perubahan industri.

              Seiring berkembangnya teknologi Generative AI, perusahaan didorong untuk beradaptasi dari segi alur kerja, pemasaran, pelayanan, dan sebagainya. Tentunya, kemampuan karyawan menjadi aspek yang sangat penting untuk dipertimbangkan oleh bagian talent development.

              Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan saat ini adalah bagaimana karyawan mereka mampu mengembangkan skill baru dengan cepat. Di era perubahan ini, kemampuan untuk mempercepat proses upskilling atau reskilling menjadi kunci. Pertanyaannya, bagaimana skill dapat dikembangkan ketika kebutuhannya terus berubah?

              Mari kita lihat 5 insight menarik dari LinkedIn Learning.

              5 Insight LinkedIn Learning Terkait Pengembangan Talenta dan Apa yang Perlu Diperhatikan

              1. Adaptasi Terhadap Perubahan Skill

              Menurut proyeksi global, skill akan berubah sebesar 50% pada tahun 2030 dibandingkan tahun 2016. Dengan hadirnya kecerdasan buatan generatif (AI), perubahan ini diperkirakan akan meningkat menjadi 68%. Artinya, perusahaan harus mempercepat upskilling agar karyawan dapat terus berkembang mengikuti tren.

              1. Pentingnya Mobilitas Internal

              Hanya 33% organisasi yang memiliki program mobilitas internal, padahal hal ini sangat krusial. Internal mobility memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berpindah peran atau divisi di dalam perusahaan, yang membantu mereka memperoleh pengalaman baru tanpa harus mencari pekerjaan di luar. 

              Mobilitas internal ini tidak hanya bermanfaat bagi karyawan, tetapi juga meningkatkan efisiensi perusahaan. Dengan membuat mobilitas internal lebih mudah diakses, perusahaan dapat memaksimalkan talenta mereka di tengah keterbatasan sumber daya.

              1. Mengukur Keberhasilan Program Pengembangan Talenta

              Ternyata hanya 25% pemimpin talenta yang melaporkan bahwa program pelatihan mereka memberikan dampak nyata pada performa perusahaan. Sebagian besar perusahaan bahkan tidak melacak hasil investasi yang mereka di bidang pelatihan. 

              Video learning bisa menjadi salah satu medianya, tetapi perlu ada sistem pembelajaran yang menyeluruh. Untuk memastikan kesuksesan, perusahaan perlu memiliki cara yang efektif dalam mengukur dampak program pengembangan talenta.

              1. Peran Penting Manajer dalam Pengembangan Talenta

              Manajer memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan karier karyawan. Manajer yang ideal adalah mereka yang mendorong karyawan untuk mendapatkan skill, pengalaman, dan jaringan yang diperlukan untuk sukses. Namun, saat ini 47% karyawan Gen Z lebih memilih untuk meminta saran dari AI seperti ChatGPT ketimbang manajer mereka. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan perlu memberikan insentif kepada manajer untuk terlibat aktif dalam pengembangan karier tim mereka.

              1. Pemberdayaan Karier Individu

              Motivasi utama bagi individu untuk mengembangkan skill adalah kemajuan menuju tujuan karier pribadi. Namun, kenyataannya 2 dari 3 pekerja mempertimbangkan untuk keluar dari pekerjaan mereka karena merasa tidak ada peluang pertumbuhan karier. Perusahaan perlu menciptakan budaya di mana pengembangan karier dipimpin oleh karyawan itu sendiri, dengan menyediakan alat dan sumber daya yang membantu mereka melacak serta mendukung kemajuan karier mereka.

              Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

              Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

              Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

              Share:

              M. Rizky Fajar Ramadhan

              Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

              Penerapan fitur mini game drag and drop dalam pengembangan video learning interaktif untuk pelatihan perawat

              Highlight Project: Mendorong Proses Pembelajaran Aktif Melalui Mini Game Sederhana

              Highlight Project: Mendorong Proses Pembelajaran Aktif Melalui Mini Game Sederhana

              Daftar Isi

                Penerapan Mini Game dalam Video Learning Interaktif

                Penggunaan video learning interaktif kini menjadi solusi strategis untuk mengubah proses pelatihan yang pasif menjadi lebih dinamis dan terukur. 

                Elemen interaktif dalam pembelajaran dapat membantu peserta ajar untuk terlibat lebih aktif dalam proses belajar. Elemen-elemen seperti kuis, simulasi, atau mini game lainnya dapat membantu mengubah pembelajaran yang pasif menjadi lebih dinamis.

                Berdasarkan hasil survei oleh Kaltura di tahun 2024, kuis dan chat menjadi alat yang paling sering digunakan dalam kegiatan digital di institusi pendidikan. Selain itu, tentunya masih ada banyak elemen interaktivitas lain yang bisa diterapkan untuk e-learning.

                Dari pertimbangan-pertimbangan tersebut, Monkey Melody banyak bereksperimen di sisi interaktivitas untuk meningkatkan kualitas pengalaman pembelajaran selain memberikan konten berupa video pembelajaran. Salah satu jenis interaktivitas yang kami lakukan berupa penerapan mini game melalui H5P untuk memperkuat komprehensi peserta ajar.

                Penerapan mini game dalam project bersama Daya Dimensi Indonesia

                Bersama Daya Dimensi Indonesia, Monkey Melody berkesempatan untuk menyusun sebuah rangkaian multimedia pembelajaran interaktif yang bertujuan untuk membantu perawat belajar berkomunikasi dengan pasien dan kolega dalam Bahasa Inggris. Kami memutuskan untuk menggunakan mini game berformat drag & drop karena cukup sederhana dan cocok untuk mempelajari bahasa.

                Tidak hanya mini game, supaya dapat lebih terlibat dan menyerap materi dengan baik, kami menggabungkan beberapa elemen multimedia seperti game map dan video narasi. Rangkaian elemen ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik sehingga meningkatkan retensi dan komprehensi.

                Penerapan fitur mini game drag and drop dalam pengembangan video learning interaktif untuk pelatihan perawat

                Dengan demikian, peserta ajar tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga didorong untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi yang mereka pelajari. Format drag and drop ini dipilih karena kesederhanaannya dan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran, yang mengharuskan peserta untuk menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari dengan cepat dan efektif.

                Berhubung terminologi yang perlu dipelajari bersifat teknis, format yang terlalu rumit mungkin akan membuat peserta ajar kewalahan. Selain itu, format yang sederhana ini dapat diterapkan dan diiterasi dengan mudah apabila ada kebutuhan tertentu.

                Penerapan fitur mini game drag and drop dalam pengembangan video learning interaktif untuk pelatihan perawat

                Tentu saja, format interaktivitas tidak terbatas pada tipe kuis seperti drag and drop saja. Monkey Melody dapat menerapkan berbagai unsur interaktif menggunakan H5P ke dalam multimedia pembelajaran sesuai kebutuhan dan objektif perusahaan. H5P menyediakan banyak format mulai dari yang berbasis teks, pertanyaan, gambar, dan lainnya.

                Selain itu, H5P dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem manajemen pembelajaran (LMS) seperti Moodle, WordPress, dan Drupal, sehingga memudahkan distribusi konten. Untuk kebutuhan training perusahaan, H5P sangat mudah untuk diterapkan karena dapat di-embed di dalam LMS.

                Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

                Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

                Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

                Share:

                M. Rizky Fajar Ramadhan

                Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

                Demonstrasi alur produksi multimedia learning interaktif menggunakan H5P pada event Monki Nongki Monkey Melody

                Highlight Event Monki Nongki: Perkenalan Multimedia Interaktif untuk Pembelajaran

                Highlight Event Monki Nongki: Perkenalan Multimedia Interaktif untuk Pembelajaran

                Daftar Isi

                  Pentingnya Produksi Multimedia Learning Interaktif untuk Pelatihan Mandiri

                  Dalam skema pelatihan mandiri korporat, produksi multimedia learning yang interaktif kini membantu menciptakan proses belajar yang aktif dan berdampak. Memfasilitasi program pembelajaran karyawan melalui media video memang menawarkan fleksibilitas tinggi tanpa terikat jadwal kaku. 

                  Namun, media belajar yang bersifat pasif sering kali kurang cukup untuk menjaga keterlibatan peserta secara konsisten. 

                  Meskipun video pembelajaran telah mengombinasikan visual dan animasi yang menangkap esensi topik yang dipelajari, pada akhirnya proses pembelajarannya masih bersifat pasif. Karena kurang ada keterlibatan aktif, sebagian peserta mungkin tidak dapat menyerap materi dengan efektif. Di sinilah peran multimedia interaktif.

                  Dengan menggabungkan berbagai elemen media termasuk elemen interaktif, peserta ajar didorong untuk belajar lebih aktif sehingga harapannya dapat menjaga perhatian serta meningkatkan komprehensi mereka.

                  Unsur interaktif yang dipakai dapat dipilih sesuai kebutuhan dan objektif pembelajaran. Apabila peserta ajar diharapkan untuk menjadi lebih kritis terhadap suatu studi kasus, peserta dapat disajikan sebuah cerita yang mengandung titik-titik pilihan, pertanyaan, dan sebagainya. Apabila kebutuhannya hanya untuk memastikan peserta ajar mengingat dengan baik, game mini seperti kuis dan drag and drop dapat dicoba.

                  Highlight Monki Nongki: Rangkaian Sesi Multimedia Interaktif

                  Setelah mengadakan workshop editing video micro-learning di bulan November, di tanggal 14 bulan Desember ini, Monkey Melody mengajak Bapak/Ibu untuk mengenal tentang multimedia interaktif untuk Pembelajaran. Diharapkan setelah sesi ini, para peserta mengenal apa itu multimedia interaktif dan berbagai penerapan dan alatnya serta bagaimana alur kerja pengolah materi ajar menjadi sebuah hasil multimedia interaktif sederhana.         

                  Demonstrasi alur produksi multimedia learning interaktif menggunakan H5P pada event Monki Nongki Monkey Melody

                  Pertama, Kak Mandy selaku Creative & Tech Lead Monkey Melody memberikan paparan mengenai dasar-dasar multimedia serta apa saja contoh elemen multimedia interaktif dalam pembelajaran. Contoh yang disebutkan misalnya berupa gamifikasi, simulasi, dan video interaktif. Setiap contoh tersebut pernah diterapkan Monkey Melody dalam berbagai project.

                  Demonstrasi alur produksi multimedia learning interaktif menggunakan H5P pada event Monki Nongki Monkey Melody

                  Kak Mandy lanjut menunjukkan penerapan elemen-elemen yang telah disebutkan dalam hasil kerja sama Monkey Melody dengan beberapa klien seperti Erlangga, DMI, dan KPK. Kak Mandy menekankan bahwa elemen-elemen tersebut dikombinasikan sesuai kebutuhan masing-masing project.

                  Lalu tentunya para peserta diajak untuk mencoba H5P. H5P adalah sebuah platform open-source yang membantu membuat, berbagi, dan menggunakan konten interaktif kuis, presentasi, video interaktif, dan game edukatif tanpa memerlukan skill pemrograman yang mendalam. Meskipun sederhana, platform ini menyediakan banyak format interaktivitas dengan berbagai kompleksitas dan dapat diterapkan dengan mudah di LMS perusahaan.

                  Demonstrasi alur produksi multimedia learning interaktif menggunakan H5P pada event Monki Nongki Monkey Melody

                  Setelah membahas beberapa contoh tipe konten yang bisa dibuat melalui H5P, Kak Mandy lanjut memberikan demonstrasi singkat terkait alur penyusunan multimedia interaktif mulai dari script hingga hasil akhir. Sambil mencorat-coret skema alur, Kak Mandy menunjukkan tampilan H5P untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

                  Kami berharap para peserta sesi kali ini memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait multimedia interaktif serta bagaimana mengimplementasikan H5P ke dalam proses pembelajaran.

                  Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

                  Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

                  Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

                  Share:

                  M. Rizky Fajar Ramadhan

                  Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

                  Contoh visual novel sebagai referensi pengembangan video learning interaktif untuk materi Kode Etik KPK

                  Highlight Project: Mengemas Pembelajaran Kode Etik dan Kode Perilaku Menjadi Visual Novel

                  Highlight Project: Mengemas Pembelajaran Kode Etik dan Kode Perilaku Menjadi Visual Novel

                  Daftar Isi

                    Penerapan Konsep Visual Novel dalam Video Learning Interaktif

                    Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelatihan regulasi dan kepatuhan korporasi, penerapan video learning interaktif kini bisa menjadi strategi yang ampuh. Beberapa waktu lalu, Monkey Melody berkesempatan untuk berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyusun multimedia pembelajaran terkait materi Kode Etik dan Kode Perilaku. 

                    Dalam proses penyusunan konsep, kami mencari format yang memungkinkan peserta ajar untuk tidak hanya belajar sambil menikmati visual yang disajikan, tetapi juga teresap ke dalam sebuah cerita.

                    Akhirnya, kami memilih format Visual Novel sebagai dasar gaya visual dan penyampaiannya. Bisa ditebak dari namanya, Visual Novel adalah sejenis game yang sangat berfokus pada narasi. Uniknya, Visual Novel mengandung unsur interaktif yang dapat memengaruhi akhir cerita. Visual Novel bisa berbeda-beda tapi secara umum, pemain dapat melihat sosok karakter dengan kotak teks yang berisi dialog ataupun narasi.

                    Contoh visual novel sebagai referensi pengembangan video learning interaktif untuk materi Kode Etik KPK

                    Meskipun terlihat sederhana, tipe game ini digemari cukup banyak pemain sejak lama. Berhubung materi Kode Etik dan Kode Perilaku ini menjadi materi fundamental bagi semua pegawai KPK, unsur cerita dapat menimbulkan rasa kedekatan dan meningkatkan ketertarikan peserta ajar terhadap materi.

                    Penerapan format visual novel dalam pengembangan video learning interaktif untuk materi Kode Etik KPK

                    Menyisipkan Unsur Interaktivitas dalam Bentuk Cerita Bercabang

                    Selain gaya visual, ciri khas visual novel adalah adanya momen-momen sepanjang cerita yang mana pemain dihadapkan oleh pilihan-pilihan yang dapat memengaruhi jalannya cerita. Aspek ini kami terapkan di salah satu modul materi Kode Etik dan Kode Perilaku.

                    Dalam menyusun ceritanya, kami berpatokan pada kasus-kasus nyata yang disediakan pihak KPK. Berbagai kasus yang ada kami integrasikan dengan karakter dan cerita telah kami susun di awal sehingga peserta ajar memiliki keterikatan terhadap karakter utama. Meskipun bagian cerita bercabang hanya terdapat pada satu modul,  harapannya peserta ajar dapat lebih mudah membayangkan dilema apa saja yang mungkin terjadi serta konsekuensinya.

                    Penerapan format visual novel dalam pengembangan video learning interaktif untuk materi Kode Etik KPK

                    Di sepanjang modul tersebut, peserta ajar perlu memilih opsi yang ada untuk melanjutkan ceritanya. Layaknya visual novel, setiap pilihan akan mengarahkan peserta ajar ke rute tertentu dan pada akhirnya ke ending (akhir) tertentu. Ending yang didapatkan pun bisa bervariasi tergantung pilihan-pilihan sebelumnya.

                    Konsep cerita bercabang ini diperkuat dengan visual dan pengisi suara yang sesuai untuk memberikan pengalaman yang mengesankan. Harapannya, melalui paduan semua unsur ini membantu peserta ajar untuk lebih mudah mengingat dan menerapkan pesan dan pelajaran yang terkandung.

                    Monkey Melody memahami bahwa setiap perusahaan memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. 

                    Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan yang disesuaikan untuk memastikan bahwa setiap video yang kami buat dapat mencapai tujuan pelatihan yang diinginkan. Siap untuk mentransformasi materi pelatihan perusahaan menjadi video learning atau video interaktif yang efektif? 

                    Hubungi Monkey Melody sekarang melalui WhatsApp di +62 812-1954-8155, email ke info@monkeymelody.com, atau melalui link berikut.

                    Share:

                    M. Rizky Fajar Ramadhan

                    Di Monkey Melody, Fajar memastikan proses pembuatan multimedia learning berjalan dengan lancar dari pra-produksi hingga pasca produksi. Selain kadang terlibat langsung dalam pembuatan script dan storyboard, Fajar juga membantu menyusun konten-konten media sosial Monkey Melody.

                    Monki Nongki 5 – Perkenalan Multimedia Interaktif untuk Pembelajaran

                    Monki Nongki #5

                    Detail Acara

                    Sebagai media pembelajaran, video mampu menyampaikan konten pembelajaran yang menarik secara audio & visual. Bahkan, kita pasti sering menjumpai cukup banyak content creator yang menyuguhkan konten edukasi dalam bentuk video di berbagai media sosial. Namun, apakah media belajar pasif sudah cukup untuk berbagai situasi?

                    Dalam sesi Monki Nongki kali ini, Kak Mandy selaku Creative & Tech Lead Monkey Melody akan mengajak rekan-rekan mengenal tentang opsi alternatif yang dapat mendorong peserta ajar untuk belajar secara aktif, yaitu multimedia interaktif!

                    Selain perkenalan dasar multimedia interaktif, Kak Mandy akan menampilkan studi kasus yang telah dikerjakan langsung oleh Monkey Melody serta menjabarkan proses pengembangannya. Harapannya rekan-rekan dapat memiliki pemahaman yang baik terkait multimedia interaktif serta potensi tools interaktif praktis seperti H5P.

                    Mari bergabung bersama Mbak Mandy pada:

                    📅 Sabtu, 14 Desember 2024
                    🕒 10:00 – 12:00 WIB
                    🌐 Online via Zoom

                    🔗 Daftar sekarang melalui: s.id/monkinongki5

                    Dalam event Monki Nongki kali ini, pembahasannya berupa:

                    1. Perkenalan dasar multimedia interaktif untuk pembelajaran.
                    2. Studi kasus multimedia interaktif dari Monkey Melody.
                    3. Perkenalan H5P & demonstrasi content type yang tersedia.
                    4. Live session proses development modul multimedia interaktif untuk pembelajaran, dari konsep ke skema dengan Canva.